Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Health
  • Life Style
    • Food
    • Body
    • Soul
  • Beauty
  • Parenting
  • Ask Me

Tesha Rosyida

-Jika Wajah Tidak Cukup Familiar Untuk Dikenang, Maka Melalui Tulisan Kita Akan Tetap Ada-

Hasil gambar untuk hamil
Hamil adalah saat-saat yang dinantikan oleh hampir seluruh wanita. Momen ini yang dapat membuat wanita merasa sempurna yaitu hamil dan melahirkan seorang anak. Namun sayangnya tidak semua wanita bisa hamil dengan cepat. Ada banyak wanita yang mengalami banyak masalah atau hambatan sebelum akhirnya bisa hamil. Sebagian besar lagi telah menikah bertahun-tahun namun belum juga hamil.
Sebenarnya dalam mempersiapkan kehamilan, seorang wanita perlu tahu apa saja yang terbaik untuk kehamilan yang mungkin akan terjadi. Makanan bagi wanita hamil atau mempersiapkan kehamilan harus selalu dijaga. Pasalnya, makanan sangat mempengaruhi kehamilan bunda nantinya dan ada banyak makanan yang disarankan agar indung telur nanti berkualitas sehinga bunda akan mendapatkan bayi yang sehat dan cerdas juga.
Lalu apa yang harus bunda konsumsi ketika sedang mempersiapkan kehamilan? Berikut ini ada beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi dalam masa persiapan kehamilan serta ada pantangan makanan selama masa persiapan dan masa kehamilan.

1.       Kebutuhan Asam Folat
Hasil gambar untuk asam folat
Asam folat masa persiapan hamil sangatlah penting. Sebaiknya bunda yang sedang pada masa persiapan kehamilan mengonsumi  400 mikrogram asam folat setiap harinya. Asam folat ini juga akan sangat baik untuk perkembangan janin dan otak bayi bunda nantinya. Jika bunda sudah memenuhi kebutuhan asam folat sejak dini, maka indung telur akan mendapatkan asupan asam folat sejak dini juga dan akan tumbuh dengan sempurna.
Dari manakah bunda akan mendapatkan asupan asam folat? Asam folat bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan misalnya saja kuning telur, kacang-kacangan, sayuran hijau, sitrus dan lain-lain. Selain itu asam golat juga merupakan kunci dari perkembangan sel pada awal pembuahan. Asam folat sangat baik juga untuk membantu mencegah resiko persalinan da resiko bayi yang lahir cacat.
2.       Pantangan Makanan
Bagi ibu hamil atau ibu yang sedang dalam masa persiapan kehamilan, sebaiknya ibu tahu pantangan makanan persiapan kehamilan atau saat hamil. Pantangan kehamilan ini sebaiknya tidak dilanggar agar bayi dalam kandungan tetap sehat atau bunda yang sedang mempersiapkan kehamilan juga bisa segera terwujud.
Sebaiknya tidak mengkonsumsi kafein atau makanan dan minuman mengandung kafein. Kafein dalam jumlah terbatas juga bisa membantu untuk menjaga janin dengan lebih baik. Selain itu makanan instan sebaiknya juga dihindari karena banyak mengandung zat kimia yang sangat berbahaya dan membuat indung telur menjadi lemah.
Alkohol dan kebiasaan merokok juga sangat berbahaya karena indung telur bisa tidak berkembang secara maksimal akibat adanya nikotin dan zat-zat berbahaya yang disalurkan dari ibu ke bayi. Merokok juga akan membuat bunda sulit untuk hamil. Dengan menghindari makanan yang berbahaya dan hanya makan makanan yang sehat, janin bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat pula.Nutrisi penting apa saja yang perlu dipenuhi sejak masa persiapan kehamilan?
3.       Vitamin B6
Hasil gambar untuk vitamin b6Selain asam folat, asupan vitamin B6 juga penting untuk Ibu karena berperan dalam mengatur hormon reproduksi. Vitamin B6 bisa Ibu dapatkan dari:
a.       Sereal
b.       Gandum
c.       Kacang-kacangan
d.       Sayuran hijau
4.       Zat Besi
Hasil gambar untuk zat besi
Apabila Ibu mengalami anemia, penuhi kebutuhan asupan zat besi. Zat besi adalah nutrisi penting untuk meningkatkan sel darah merah dan sangat vital dalam proses persiapan kehamilan. Sangat mudah mendapatkan zat besi, yaitu dengan mengonsumsi daging merah dari sapi, domba atau kambing, daging ayam, kacang-kacangan dan sayur bayam. Ibu bisa variasikan atau mengganti menu setiap harinya supaya tidak bosan.
5.       Vitamin C
Hasil gambar untuk vitamin c
Nutrisi lainnya yang dibutukan Ibu dalam persiapan kehamilan adalan vitamin C. Ibu pasti tidak asing dengan nutrisi ini. Vitamin C berperan dalam meningkatkan penyerapan zat besi. Selain itu, vitamin C juga sangat mendukung kesuburan Ibu dan Ayah. Dapatkan vitamin C dari buah-buahan yang bisa dijadikan camilan sehat, seperti jeruk, pepaya, mangga, jambu biji, buah kiwi, stroberi, apel dan buah lainnya.
Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi selama persiapan kehamilan, Ibu perlu minum 8-10 gelas air per hari. Air memudahkan tubuh menyerap nutrisi dari makanan-makanan yang Ibu konsumsi dan meningkatkan produksi hormon-hormon kesuburan. Sekarang Ibu bisa memulai dengan mengatur pola makan dan konsumsi makanan yang mengandung nutrisi penting untuk persiapan kehamilan. Tetap semangat ya, Ibu.

Sumber:
Blössner, Monika dan Mercedes de Onis. 2005. Malnutrition : Quantifying The Health Impact at National and Local Levels.
Ministry of Health. 2006. Food and Nutrition Guidelines for Healthy Pregnant and Breastfeeding Women: A background paper.



April 10, 2018 No komentar

Hasil gambar untuk tablet fe ibu hamil
Masa kehamilan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh pasangan suami istri. Tak jarang mereka akan sangat overprotektif demi menjaga kesehatan calon buah hatinya. Urusan asupan gizi pun menjadi hal yang paling utama. Pada saat wanita sedag hamil kebutuhan nutrisi dua kali lipat lebih banyak daripada wanita sebelum hamil. Makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil tentunya makanan yang bergizi seimbang terutama tinggi zat besi. Perkiraan besaran zat besi yang diperlukan selama kehamilan kurang lebih 1040 mg. Hal tersebut untuk pembentukan plasenta, sel darah merah serta perkembangan janin dalam rahimnya.  Zat besi ini dapat diperoleh dari sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, hati dan daging segar. Kandungan ini bermanfaat utuk mencegah anemia yang sering terjadi selama hamil bahkan menjelang persalinan.
Anemia merupakan suatu keadaan penurunan kadar hemoglobin dibawah nilai normal. Pada penderita anemia lebih sering disebut dengan kurang darah, kadar sel darah merah dibawah nilai normal. Menurut Wiknjosastro (2002) anemia adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang dari 12 gr%. Sedangkan anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II (Saifuddin, 2002). Anemia memliki beberapa risiko terhadap ibu hamil hingga dapat menyebabka kematian. Anemia menyebabkan tubuh mudah lelah karena sel-sel tubuh tidak cukup mendapat pasokan oksigen. Pada wanita hamil, anemia meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan. Selain itu juga meningkatkan risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat badan bayi lahir rendah, dan angka kematian perinatal. Perdarahan antepartum dan postpartum lebih sering dijumpai pada wanita yang mengalami anemia dan lebih sering berakibat fatal, sebab wanita yang mengalami anemia tidak dapat mentolerir kehilangan darah.
Salah satu upaya mencegah anemia gizi besi tersebut, setiap ibu hamil diwajibkan mengonsumsi tablet tambah darah (tablet zat besi)dan Asam Folat minimal 90 tablet selama kehamilan yang diberikan sejak kontak pertama. Hal tersebut juga didukung pemerintah melalui  Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, Serta Pelayanan Kesehatan Seksual.
Namun beberapa ibu hamil seringkali salah dalam mengonsumsi Tablet Fe. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam pemenuhan kebutuhan zat besi dalam tubuh ibu. Berikut beberapa hal yang perlu dihindari saat minum tablet fe selama kehamilan:
Sumber: hellosehat.com
1.      Minum dengan Air teh atau kopi
Tanin merupakan polifenol yang terdapat di dalam teh, kopi dan beberapa jenis sayuran serta buah. Tanin juga dapat menghambat absorbsi besi dengan cara mengikat besi..menurut penelitian yang dirilis oleh “Journal of Human Nutrition and Diabetics”, konsumsi berlebihan tanin yang terdapat dalam teh menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh dan dengan demikian memicu kekurangan zat besi.
2.      Minum dengan Susu
Segala macam produk susu memang kaya akan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang. Namun jika dikonsumsi sebelum minum suplemen zat besi, akan menjadi kurag bermanfaat. Karena kandungan zat besi dan kalsium sangat berlawanan bagi tubuh, sehingga ditolak begitu saja. Begitupun dengan suplemen kalsium (Kalk) yang sering diberikan selama kehamilan. Oleh karena itu sebaiknya ibu hamil megkonsumsi tablet Fe dan kalsium dalam waktu yang berbeda. Jika Tablet Fe dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur, maka kalsium dapat dikonsumsi pada siang harinya
3.      Makanan berpolifenol
Salah satu contohnya yaitu buah anggur yang kaya polifenol tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bersamaan dengan suplemen zat besi karena dapat menghambat penyerapan zat besi dengan cepat.

Oleh karena itu, selain menghindari cara mengkonsumsi tablet Fe menggunakan kopi teh atau susu sebaiknya ibu hamil minum Fe menggunakan Air putih atau air jeruk. Asam organik seperti Vitamin C yang terkandug dalam air jeruk sangat membantu penyerapan besi non heme dengan merubah bentuk ferri menjadi bentuk ferro. Zat besi dalam bentuk inilah yang membuat lebih mudah diserap oleh tubuh. Selain itu patuhi anjuran dokter atau bidan utuk mengkonsumsi tablet Fe secara teratur.
Agustus 08, 2017 No komentar
Older Posts

About Me

About Me
You can call me TESHA. Bidan muda yang sedang belajar menulis. Wanita yang mempunyai kemauan besar dan sedikit keras kepala. Berkeyakinan bahwa kita terlahir untuk memberi warna yang indah pada dunia. DON’T GIVE UP!

Follow Us

Labels

Gender Health Hidroponik kehamilan Parenting Relaksasi

Blog Archive

  • ▼  2018 (5)
    • ▼  Mei (1)
      • PAHAMI RESIKO KESEHATAN SEBELUM NYATAKAN MENIKAH MUDA
    • ►  April (4)
  • ►  2017 (3)
    • ►  Agustus (3)

Pengikut

Created with by ThemeXpose